Senin, 22 Desember 2014

Bagaimana orang-orang kaya mengatur keuangan mereka?



Setiap kita memiliki cara sendiri untuk mengatur keuangan kita. Namun tahukah anda? bahwa ternyata setiap golongan level masyarakat memiliki konsep yang berbeda tentang cara mengatur keuangannya.

Saya akan membahas tentang cashflow - cashflow keungan.
Pertama kita akan membagi kolom kolom keuangan.
1. Cashflow
adalah dari mana asalnya income kita atau pemasukkan kita, juga bisa di katakan uang yang ada pada kita saat ini adalah cashflow kita. Cash=uang flow=mengalir, yah, jadi uang yang bebas pergi kemanapun.

2. Expense / pengeluaran
adalah setiap pengeluaran kita, termasuk kebutuhan dan keinginan.

3. Assets
Kita memakai definisi dari Robet Kiyosaki yang artinya adalah apapun yang memberikan pengashilan kepada anda. Biasanya adalah Saham, Obligasi, properti, pendidikan.

4. Liabilities / Hutang
adalah sesuatu yang menambah nilai hutang kita. Termasuk misalnya kita kredit mobil atau rumah, karena mobil dan rumah tidak memberikan penghasilan kepada kita (kecuali kalau rumah tersebut di sewakan) malahan menambah beban kita karena kita harus membayar hutang perbulannya.

Nah, sekarang kita akan mempelajari bagaimana setiap golongan mengguanakan uang mereka, mulai dari:
Broke People (orang2 yang kurang), Middle Class People (orang2 menengah), Rich People (Orang2 Kaya)

1. Broke People (orang-orang yang kurang)
Orang-orang yang menghabiskan uangnya untuk membeli sejumlah barang-barang yang belum tentu berguna. Biasanya barang-barang itu di beli dari pasar-murah, diskon besar-besaran, dll. Intinya dirumahnya banyak terdapat barang-barang yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan.
Jadi golongan ini biasanya menghabiskan uangnya dengan: Cashflow - Expense = 0

2. Middle Class People (golongan menengah)
Biasanya mereka menghabiskan uangnya di kolom Liabilities / Hutang. Cashflow - expense - Liabilities. Dengan mengkredit mobil baru, kredit rumah baru, dll. Ini yang dilakukan sebagian orang besar dengan uang mereka.

3. Rich People (Golongan Kaya)
ini yang sedikit berbeda. Golongan kaya ini menghabiskan cashflow/uang mereka dengan membeli assets (artinya sesuatu yang dapat menghasilkan uang lagi). Biasanya mereka selalu melakukan investasi seperti membeli emas, uang asing, saham, properti.

Yah, ini sedikit pembelajaran tentang kolom-kolom keuangan yang tanpa kita sadari ini terjadi di masyarakat kita. Terus belajar and stay young !  Semoga artikel ini bermanfaat.

Minggu, 21 Desember 2014

#1 Seni Berbicara by Larry King

Di kesempatan ini saya akan membahas tentang seni berbicara yang di kupas oleh Larry King. Belajar teknik berbicara itu penting gak sih? yah jelas penting banget donk, karena komunikasi itukan adalah dasar kehidupan. Siapa yang sanggup hidup sehari saja tanpa bicara? wow! "aduh lama banget sih ga mulai-mulai *gertu pembaca", haha..

oke-oke yuk kita segera mulai yah. Disini saya akan mengupas sedikit demi sedikit dengan jelas dan sederhana, so tetep stay yah saudara-saudara. Sebelum itu inget dulu konsep ini: Semua orang dapat kita ajak bicara kalau kita memiliki Sikap yang tepat.

PERTAMA: Bicara Satu Lawan Satu.

Loh? kok?! ngapain membahas teknik bicara satu lawan satu?! *gerutu pembaca. Yah, kita mulai dari yang paling sederhana dulu donk. Pernah gak sih dalam satu keadaan yang kayanya salah ngomong satu kata dan akibatnya jadi panjang? Pernah ga sedang mencoba mengutarakan sesuatu dan kayanya susah banget, pas udah ngomong kayanya orang-orang ga ngerti? kalo pernah, selamat karena tidak ada manusia sempurna di dunia ini.

Berbicara itu seperti mengendarai mobil, main basket, kenapa? karena perlu latihan terus menerus! Semakin sering kita melatih kita akan semakin mahir. Tapi, gimana cara latihannya nih? masa asal bicara aja gitu?. Yah ngga gitu donk. Nah saya akan membagi tips dan teriknya nih teman-teman, siap-siap ya.

1. Kejujuran.
Jujur itu sangat penting! bukan saja bikin kita semakin deket sama Tuhan tapi juga merupakan konsep utama saat bicara. Why? karena kita berbicara dengan manusia bukan hewan atau batu, dan yang namanya manusia itu peka, kalo kita ga jujur pasti kita bakalan ketawan cepat atau lambat. Jujurlah dengan diri sendiri, jujur dengan perasaan kita.

Trick simple: Saat menghadapi situasi yang tegang ketika berbicara dengan orang banyak, pertama jujurlah dengan para penonton kalau anda sedang gugup. "Selama...t si..ang, nama saya A..rie, saya ingin menyampaikan pembicaraan tentang ..... , dan ini kali pertama saya berbicara di depan orang banyak, jadi maafkan kalau ada kesalahan, karena saya gugup" Duar! dalam sekejap anda akan bergerak secara natural, Karena anda menempatkan lawan bicara anda pada posisi anda dan mereka mengerti posisi anda.

2. Sikap yang benar.
Saat berbicara dengan seseorang gunakan lah sikap yang benar. Seperti misalnya pandang mata lawan bicaramu, dengarkan dengan teliti.

Trick simple: Saat sedang berbicara dengan lawan bicara anda. Hormatilah dia dengan tidak mencela percakapannya dan kalaupun mau mencela ijinlah terlebih dahulu. Hormatilah lawan bicara anda dengan memperhatikan matanya "karena dari mata turun ke hati" tapi bukan diliatiin terus-terusan loh yah, itu namanya mupeng *muka pengen.

3. Minat terhadap lawan bicara anda.
Ketika sedang berbicara tunjukan rasa tertarik anda dengan apa yang sedang di bahas oleh lawan bicara anda. Ini sangat penting. Karena jika anda sudah tidak tertarik lagi dengan lawan bicara anda, maka sia-sialah semuanya.

Trick Simple: Anda sedang bercakap-cakap tentang suatu ide. Lawan bicara anda berkata: "Saya berpikir untuk menjual mobil saya dan uangnya akan di pakai untuk membangun usaha saya sementara ini". Sikap anda adalah pertama: "Wah! Saya suka dengan ide anda, tetapi kenapa harus mobil yang dijual?" kira-kira seperti itu. Jadi berikan dulu rasa seolah-olah anda tertarik dengan apa yang sedang di sampaikannya.

Rabu, 03 Desember 2014

Tips dan Trik Membaca Cepat

Coba pikirkan tentang seberapa banyak anda membaca setiap hari.
Mungkin anda membaca koran untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di Indonesia atau dunia. Anda menelusuri email yang tak terhitung jumlahnya dari rekan-rekan. Kemudian anda juga mungkin membaca buku, laporan, proposal, majalah, dan surat-surat yang membentuk hari-hari anda.
Ketika anda mengingat hal tersebut, membaca bisa menjadi keterampilan yang berhubungan dengan pekerjaan yang paling sering anda gunakan! Membaca juga adalah keterampilan dimana kebanyakan dari kita melakukannya sejak kita menginjak usia 12 tahun.
Setelah semua itu, jika kita dapat membaca dan memahami textbooks, apakah kita sudah menjadi pembaca yang baik?
Mungkin tidak, dan mengingat waktu membaca sering dikonsumsi dalam kehidupan kita sehari-hari, maka membaca menjadi keterampilan yang mutlak harus kita miliki dan tingkatkan.
Tapi untuk menjadi pembaca yang lebih baik, apa yang harus dilibatkan?
Menjadi pembaca yang lebih baik berarti semakin cepat dan efisien dalam membaca, tanpa mengurangi intisari dari apa yang anda baca. Pada artikel ini, kita akan melihat bagaimana anda dapat melakukan hal ini, dan bagaimana anda dapat melupakan kebiasaan membaca lama anda yang kurang baik.

Bagaimana Kita Membaca

Meskipun anda menghabiskan sebagian waktu anda setiap hari dengan membaca, apakah anda pernah berpikir bagaimana cara anda membaca?

Senin, 24 November 2014

Pengaruh Warna pada Desain dan Karakter

Dalam desain, warna dapat menunjukkan gaya/style sebuah desain:

Warna etnik : warna yang berciri gaya etnik/tradisional, contohnya dominan hijau tua, coklat, dsb.
Warna pop art : warna yang menggunakan warna-warna cerah (khas pop art), seperti perpaduan warna merah, kuning, orang, dsb.
Warna op-art (psikodelik) : warna yang mennggunakan warna-warna yang memberikan efek khusus terhadap mata yang melihatnya( seperti kesan luas/sempit, tinggi-rendah, dsb.). Contoh komposisi warna tersebut adalah merah-biru, merah-hijau, dsb.
Warna posmo (postmodern): warna yang menggunakan warna-warna soft yang mencirikan gaya postmodern. Contoh:perpaduan warna pastel.

dan Warna juga berfungsi untuk memberikan vibrasi tertentu di dalam suatu desain. Begitu hebatnya kekuatan warna, sehingga bisa memberikan efek psikologis kepada semua orang yang melihatnya. Malah di dalam terapi kesehatan, warna tertentu di gunakan untuk membantu pasien menjadi lebih cepat sembuh.


1. MERAH
Merah adalah warna yang kuat sekaligus hangat. Biasanya di gunakan untuk memberikan efek psikologi ‘panas’ , ‘berani’ , ‘marah’ dan ‘berteriak’. Beberapa studi juga mengindentifikasi merah sebagai warna yang sexy.Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna merah sebagai aksen karena sifatnya yang kuat. Misalnya, foto hitam putih di berikan aksen warna merah sedikit saja sudah bisa membuat foto tersebut menjadi terlihat berbeda.


2. HIJAU
Hijau adalah warna yang tenang karena biasanya di kaitkan dengan lingkungan dan alam. Di dalam desain, kita bisa menggunakan warna hijau untuk memberikan kesan segar. Dan dengan mudah kita bisa memberikan nuansa membumi dengan kombinasi warna hijau dan coklat gelap.Kalau warna merah di atas bisa di ibaratkan sebagai musik rock dengan hentakan keras dan cepat, maka warna hijau bisa di ibaratkan sebagai musik klasik (atau musik-musik meditasi). Maka itu berhati-hatilah memadukan merah dan hijau, karena akan sedikit bermasalah.


Minggu, 23 November 2014

Time to Music by Pentatonix

Check this out guys!, I love this song and also interest with the way they bring it on!

Mary, Did You Know? By Pentatonix


Lyric:

Mary, did you know
that your Baby Boy would one day walk on water?
Mary, did you know
that your Baby Boy would save our sons and daughters?
Did you know
that your Baby Boy has come to make you new?
This Child that you delivered will soon deliver you.

Mary, did you know
that your Baby Boy will give sight to a blind man?
Mary, did you know
that your Baby Boy will calm the storm with His hand?
Did you know
that your Baby Boy has walked where angels trod?
When you kiss your little Baby you kissed the face of God?

Mary did you know.. Ooo Ooo Ooo

The blind will see.
The deaf will hear.
The dead will live again.
The lame will leap.
The dumb will speak
The praises of The Lamb.

Mary, did you know
that your Baby Boy is Lord of all creation?
Mary, did you know
that your Baby Boy would one day rule the nations?
Did you know
that your Baby Boy is heaven's perfect Lamb?
The sleeping Child you're holding is the Great, I Am.


Selasa, 18 November 2014

Beruntung Vs Bersyukur


Apa itu beruntung? Banyak orang mendefinisikan “beruntung” sebagai salah satu keadaan di mana seseorang bisa dengan mudah mendapatkan sesuatu tanpa bersusah payah. Bila ada kata “untung” maka ada juga kata “sial”. Sial adalah keadaan di mana seseorang selalu mendapat hal buruk terhadap apa yang telah dia kerjakan dengan sungguh-sungguh.

Tuhan yang menyediakan berkat dan kita yang berusaha untuk mendapatkannya. Dalam Amsal 12:27 dikatakan bahwa, “Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.” Bila kita ingin mendapatkan sesuatu, maka kita harus mengusahakannya terlebih dahulu karena ada berkat yang luar biasa dibalik ketekunan.

Terkadang terlalu banyak orang-orang yang beruntung (diberkati dalam semua usahanya). Mereka terlalu senang dengan kesuksesan yang telah tercapai, namun mereka lupa untuk bersyukur. Mereka lupa untuk berterima kasih kepada Sang Pember Berkat yang juga memberi mereka kehidupan.

Sama seperti ketika Yesus menyembuhkan 10 orang kusta dan hanya seorang saja yang kembail kepada Yesus untuk mengucap syukur (Lukas 17:11-19). Jadilah manusia yang hidup dengan penuh ucapan syukur dalam segala hal karena itulah yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang di kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.1 Tesalonika 5:18

Sumber: Renungan Harian

Sikap yang membawa kuasa dalam hidup!



Pada suatu hari di sebuah desa yang indah dimana para penduduk hidup dengan rukun dan damai. Semua orang di desa itu hidup dengan berkelimpahan, kelimpahan akan hasil panen tanamannya, kelimpahan akan susu dan madu. Cuaca di desa itu pun sangat baik matahari selalu menyinari tanaman dan bunga yang sedang menikmati hangatnya siraman sang fajar. Hujanpun selalu turun memberi minum tanah dan bunga yang haus. 

Namun pada suatu hari yang tidak disangka-sangka datanglah badai yang kencang. Badai itu dengan satu gigitan memakan seluruh hasil panen para petani. Tidak banyak hasil yang tersisa karena badai itu. Tidak hanya itu, juga desa yang indah itu mengalami hujan yang berkepanjangan. Cuaca seakan berubah begitu derastisnya. Cuaca buruk. Hujan tak henti-hentinya berlalu lalang di desa itu.

Penduduk desa mulai mengeluh dengan keadaan ini. Keadaan yang buruk, hujan yang tiada hentinya. Seolah semua tanah yang telah dibajak, semua benih-benih yang tertanam, semua keringat yang tercucur adalah sia-sia. Banyak petani yang mengeluh karena sedikitnya hasil panen dan banyak juga yang menyerah.

Namun, ada seorang petani yang berbeda, apa yang membuatnya berbeda? Sederhana, yaitu sikap hatinya yang senantiasa mengucap syukur. Petani ini mengerti semua penduduk mengalami keadaan yang sama. Tetapi petani ini walaupun di tengah keadaan yang buruk itu ia tidak mengeluh, ia tidak menyalahkan hujan, tidak menyalahkan angin, tidak menyalahkan tanah. Melainkan terus bekerja dengan harapan sesuatu yang baik akan segera terjadi.

Singkat cerita, badaipun sudah berlalu beberapa waktu dan datanglah seorang pembeli dari kota untuk mencari bahan makanan. Pembeli itu berkeliling desa untuk berbincang-bincang dengan beberapa petani. Beberapa petani itu masih terus mengeluh karena keadaan tersebut yang  hasilnya hanya sedikit dan kurang baik.

Lalu bertemulah pembeli itu dengan petani yang selalu mengucap syukur itu. Karena pembeli itu merasakan sikap yang berbeda dari petani itu, kata-kata yang positif, sikap yang berbeda. Akhirnya pembeli itu memutuskan untuk membeli seluruh hasil panen petani itu.


Cerita ini hanya sebuah fiksi belaka, Namun tahukah saudara bahwa sikap yang bersyukur itu adalah juga sebuah sikap yang hormat dan berserah kepada Tuhan. Suatu cara kita mengatakan terimakasih kepada Tuhan. Tuhan tersenyum ketika anak-anakNya berserah kepadanya.
Terkadang sebuah keadaan tidak bisa kita kendalikan, tapi yang bisa kita pilih untuk lakukkan adalah bersyukur. Dengan bersyukur kita akan memiliki damai dan sukacita dan itulah yang menjadi kekuatan kita.
1 Tesalonika 5:18 
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

So, mengucap syukurlah dalam segala keadaan! God is smiling to you !

Senin, 17 November 2014

Business Model Canvas [Elemen2 penting dalam sebuah bisnis]

Business Model Canvas

Mau mulai sebuah bisnis? pelajari dulu metode ini !
Kali ini kita akan membahas tentang, Bagaimana cara kita mengukur sebuah bisnis? apakah bisnis itu sedang sehat? sakit? atau demam??

Kita semua pasti punya sebuah ukuran masing-masing tentang suatu bisnis? mungkin kita dapat ukur dari incomenya? dari profitnya? dari banyaknya jumlah karyawan mungkin? dll. Dalam hal ini tidak ada orang yang benar ataupun salah, karena semua dari kita sebagai pebisnis punya cara pandang masing-masing. Nah, yang ingin saya bagikan kali ini adalah sebuah metode berupa Business Model Canvas.

Tanpa berlama-lama, Yuk kita mulai aja !

Buat kita yang akan memulai suatu bisnis baru atau sedang menjalankan bisnis kadang kita sering bertanya sama diri sendiri atau sama orang kenapa sih bisnis saya ga maju, apa yang salah dengan bisnis saya. Atau saya mendapatkan hasil yang bagus dari bisnis saya saat ini, tapi bagaimana saya mengembangkan bisnis saya? Apa yang bisa saya lakukan untuk mengembangakan bisnis ini? Atau bagi yang lebih advance lagi akan bertanya apa strategi bisnis saya yang akan datang? Bagaimana rupa organisasi saya ke depan?

Pertanyaan2 diatas kadang sulit kita jawab karena kita ga punya alat untuk memotret usaha kita. Untuk mengevaluasi rencana bisnis atau bisnis yang kita sedang jalani kta perlu melihat dari sudut pandang yang jelas dan utuh mengenai model bisnis kita. Nah Business Model Canvas adalah salah satu alat untuk membantu kita melihat lebih akurat bagaimana rupa usaha yang sedang atau kita akan jalani. Dengan tool ini kita seakan melihat bisnis dari gambaran besar namun tetap lengkap dan mendetail apa saja elemen2 kunci yang terkait dengan bisnis kita. Dengan demikian kt bisa melihat gambaran utuh yang sangat membantu dalam menjawab pertanyaan2 seputar bisnis kita. Dengan mengevaluasi satu demi satu elemen2 kunci kita jadi lebih mudah menganalisis apa yang kurang tepat, dan pada akhirnya kita bisa mengambil langkah untuk mencapai tujuan bisnis kita.

Alexander Osterwalder dalam bukunya Business Model Generation menciptakan sebuah framework yang sederhana dan mudah dimengerti untuk menggambarkan bisnis kita yaitu Business Model Canvas. Pada business model canvas ini ada sembilan kotak yang merepresentasikan elemen-elemen kunci yang secara umum akan ada pada semua model bisnis.
Kesembilan hal tersebut adalah:
Customer segments
Value proposition
Channel
Customer relationship
Revenue stream
Key resource
Key activities
Key partners
Cost